Polisi Pastikan Tak Bertindak Represif Saat Aksi Demo Mahasiswa di Banten

Wakapolda Banten, Kombes Pol Hendra Wirawan saat memberikan keterangan (Rasyid/BantenNews.co.id) SERANG – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Banten, Kombes Pol…
1 Min Read 0 4


Wakapolda Banten, Kombes Pol Hendra Wirawan saat memberikan keterangan (Rasyid/BantenNews.co.id)

SERANG – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Banten, Kombes Pol Hendra Wirawan, memastikan aparat tidak akan melakukan tindakan represif dalam menangani aksi unjuk rasa mahasiswa.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menyambangi demonstrasi di depan DPRD Provinsi Banten, Sabtu (30/8/2025) malam.

“Rekan-rekan mahasiswa meminta agar aparat tidak melakukan tindakan represif. Saya bisa menjamin, insya Allah, seluruh anggota kami di Polda Banten akan menahan diri,” kata Hendra kepada BantenNews.co.id.

Menurut Hendra, penyampaian pendapat di muka umum tetap memiliki prosedur. Namun, karena sifat aksi kali ini mendesak, polisi tetap memberikan pengamanan dan pengawalan.

Ia juga mengingatkan massa agar menjaga kondusifitas serta mewaspadai adanya penyusup yang bisa memicu kericuhan.

“Sehingga visi yang disampaikan bisa sejalan,” ujarnya.

Hendra menyebut terdapat empat titik aksi demonstrasi yang berlangsung di wilayah hukum Polda Banten pada hari yang sama. Sebagian besar dimulai selepas salat Asar atau sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, di Kota Serang, situasi berujung ricuh. Bentrokan pecah sekitar pukul 19.30 WIB ketika massa aksi membakar salah satu pos lalu lintas di kawasan Bunderan Ciceri. Polisi merespons dengan tembakan gas air mata.

Asap gas membuat suasana kacau. Sejumlah mahasiswa dan warga sekitar ikut menjadi korban. Sebagian demonstran lari menyelamatkan diri, sementara kelompok lain tetap bertahan dengan menyanyikan yel-yel perlawanan.

Penulis: Rasyid
Editor: Usman Temposo

 





Source link

beritajakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *