TANGERANG – Suasana haru menyelimuti Kampung Bekelir, Minggu (31/08/2025), ketika Wali Kota Tangerang, Sachrudin, memimpin doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek yang wafat saat penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (28/8/2025).
Didampingi unsur pelajar, mahasiswa, dan relawan lingkungan, doa bersama ini digelar bertepatan dengan aksi bersih-bersih sungai sebagai simbol kepedulian terhadap sesama sekaligus lingkungan.
“Atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Kota Tangerang, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan perjuangannya menjadi amal jariyah,” ungkap Sachrudin dengan penuh ketulusan.
Dalam kesempatan itu, Sachrudin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menyampaikan pendapat secara tertib, damai, dan beradab agar perjuangan aspirasi tidak menimbulkan kerugian atau luka bagi masyarakat luas. “Pemerintah menghargai setiap aspirasi. Dialog dan musyawarah adalah jalan terbaik, bukan anarki,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas Kota Tangerang. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik. Menurutnya, aman dan nyaman adalah kebutuhan bersama yang harus dijaga dengan persatuan serta kepedulian sosial. “Kita ingin Kota Tangerang tetap kondusif, jauh dari kerusuhan yang terjadi di daerah lain. Mari kita jaga lingkungan, saling mengingatkan, dan menjaga persaudaraan,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Sachrudin mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan serta mengedepankan musyawarah.
“Semoga cita-cita bersama untuk mewujudkan Indonesia yang maju dapat tercapai. Mari kita jaga Kota Tangerang agar tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Tim Redaksi