Aliansi Masyarakat Panongan Tolak Kehadiran Tempat Hiburan Malam di Citra Raya

Aliansi Masyarakat Berbagai Elemen dari delapan desa di Kecamatan Panongan dengan tegas menyatakan penolakan terhadap beroperasinya sebuah tempat hiburan malam…
1 Min Read 0 6


Aliansi Masyarakat Berbagai Elemen dari delapan desa di Kecamatan Panongan dengan tegas menyatakan penolakan terhadap beroperasinya sebuah tempat hiburan malam bernama BIRHOUSE yang berlokasi di kawasan Citra Raya – Foto istimewa

KAB. TANGERANG – Aliansi Masyarakat Berbagai Elemen dari delapan desa di Kecamatan Panongan dengan tegas menyatakan penolakan terhadap beroperasinya sebuah tempat hiburan malam bernama BIRHOUSE yang berlokasi di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang.

Penolakan ini muncul karena keberadaan tempat hiburan tersebut dinilai sering menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban warga sekitar.

Pernyataan penolakan itu disampaikan secara terbuka melalui sebuah video yang beredar luas di masyarakat. Dalam video tersebut, warga menegaskan sikap tegas mereka agar aktivitas hiburan malam yang dinilai meresahkan segera dihentikan.

Berdasarkan informasi yang diterima, sekitar lima hari lalu terjadi sebuah insiden di lokasi tersebut. Seorang saksi mata, Eva Arnaz, menyebut adanya baku hantam antara pengunjung dan seorang oknum satpam.

“Alih-alih melerai, petugas tersebut malah menghantam pengunjung,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Masyarakat menyebut sudah ada bukti kuat berupa rekaman video pemukulan, hasil visum korban, serta laporan resmi ke pihak kepolisian. Melihat kondisi tersebut, aliansi masyarakat dengan tegas meminta Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, agar segera menindaklanjuti keresahan warga Panongan.

Pernyataan sikap ini dikeluarkan setelah rapat koordinasi bersama seluruh elemen masyarakat Kecamatan Panongan pada Rabu (27/8/2025) pukul 20.00 WIB.

Selain masalah keamanan, warga juga menilai keberadaan tempat hiburan malam tidak sesuai dengan kondisi sosial masyarakat Panongan yang lebih mengedepankan suasana kondusif dan ramah keluarga. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius dan segera mengambil langkah tegas.

Tim Redaksi





Source link

beritajakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *